KESEMPURNAAN ISLAM
Jumat, Oktober 24, 2008Posted by
Insan Robbani
0 Comments
بسم الله الرحمن الرحيم
Saudaraku yang InsyaAlloh dimuliakan oleh Alloh Azawajallah. Alloh tentu sangat mengetahui tentang dunia beserta isinya. Karena seperti yang kita ketahui, bahwa kita semua dan alam ini diciptakan oleh Alloh ta’ala. Sejak jaman Nabi Adam as, bumi ini sudah dihuni oleh mahluk yang sempurna. Yang sengaja Alloh ciptakan hanyalah untuk beribadah semata-mata hanya kepada Alloh Azawajallah, dialah MANUSIA. Kita semua sebagai umat manusia memang diperintahkan oleh-Nya hanya untuk menyembah kepada yang haq untuk disembah Dialah sang pencipta alam semesta ini.Untuk melakukan peribadahan atau penyembahan kepada Alloh Azawajallah, Dia telah memberikan cara-cara ataupun metode yang disampaikan kepada para utusannya. Cara beribadah yang dilakukan oleh umat Nabi Musa as, berbeda dengan cara peribadahan yang dilakukan oleh Nabi Isa as. Begitupun cara-cara yang disampaikan-Nya kepada Nabi Muhammda SAW, sangat berbeda dengan metode yang telah disampaikan kepada para nabi-nabi dan rasul-rasul yang telah terdahulu.
Kewajiban kita sebagai umat manusia adalah mengikuti(I’tiba) secara sepenuhnya kepada orang yang telah dipercaya oleh Alloh sebagai utusan untuk sebuah umat. Banyak sekali cerita yang dikabarkan dalam AlQur’an mengenai sebuah umat yang tidak mematuhi kepada rasul pada masanya. Dan kesemuanya berakhir dengan sangat mengenaskan. ada yang dikubur hidup-hidup, adapula yang ditenggelamkan.
Saudaraku yang budiman, karena kita lahir pada masa setelah diutusnya Nabi Muhammad SAW, maka sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mengikuti apa-apa yang telah diajarkan oleh beliau. Apa yang Nabi Muhammad SAW perintahkan, maka kerjakan. Dan apapun yang beliau larang maka kita tinggalkan. Tanpa perlu memikirkan apa yang terkandung didalam perintah-perintah yang disyari’atkan. Karena banyak umat terdahulu yang ditimpakan azab oleh Alloh Azawajallah, disebabkan pembangkanan kepada perintah rasulnya yang dikarenakan tidak sesuai dengan jalan pemikiran merekan. Oleh karena itu setiap perintah Nabi kita yang terkumpul dalam hadits-hadits sohih, maka secara mutlak kita dilarang menolaknya. Apabila kita masih memikirkan perintah-perintah Muhammad SAW, karna tidak sesuai dengan pandangan kita, maka tunggulah waktu yang telah dijanjikan oleh Alloh ta’ala.
Namun pada jaman sekarang, banyak sekali yang belum mengetahui hakekat diutusnya Rasul tersebut. Banyak diantara saudara kita yang melakukan peribadahan-peribadahan yang sama sekali tidak dicontohkan oleh Soritauladan kita Nabi Muhammad SAW. Bahkan yang lebih memperihatinkan lagi, banyak para da’I-da’I yang menyebarkan paham yang salah tersebut kepada para santrinya. Bahkan ada yang berkata Islam haruslah mengikut perkembangan zaman yang ada. Mereka menganggap Islam adalah ketinggalan zaman, sehingga perlu ditambah-tambah atau dikurangi lagi. atau dengan kata lain, mereka berfikir bahwa Islam belumlah sempurna. Padahal banyak sekali dalil-dalil sohih yang menerangkan kesempurnaan Islam. Seperti berikut ini:
Hadits Pertama:
Dari Shahabat Abu Dzarr Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah pergi meninggalkan kami (wafat), dan tidaklah seekor burung yang terbang membalik-balikkan kedua sayapnya di udara melainkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menerangkan ilmunya kepada kami.” Berkata Abu Dzarr Radhiyallahu ‘anhu, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, ‘Tidaklah tertinggal sesuatu pun yang mendekatkan ke Surga dan menjauhkan dari Neraka melainkan telah dijelaskan semuanya kepada kalian”
Hadits Kedua:
Dari Muththalib bin Hanthab, seorang Tabi’in terpercaya, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah aku tinggalkan sesuatu pun dari perintah-perintah Allah kepada kalian, melainkan telah aku perintahkan kepada kalian. Begitu pula tidaklah aku tinggalkan sesuatu pun dari larangan-larangan Allah kepada kalian melainkan telah aku larang kalian darinya.”
Hadits Ketiga:
Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang mengadakan suatu bid’ah dalam Islam yang ia pandang hal itu baik (bid’ah hasanah), maka sungguh dia telah menuduh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhianati risalah agama ini. Karena sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah berfirman: “Pada hari ini telah Ku-sempurnakan agama-mu untukmu...” [Al-Maa-idah:. (Imam Malik rahimahullah selanjutnya berkata), “Maka sesuatu yang pada hari itu bukanlah ajaran agama, maka hari ini pun sesuatu itu bukanlah ajaran agama”
Risalah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang secara sempurna untuk seluruh umat manusia dan segenap bangsa jin, orang-orang Arab dan non Arab, cocok untuk setiap tempat dan waktu, setiap generasi dan kondisi. Tidak ada suatu kebaikan melainkan telah ditunjukkan oleh Islam dan tidak ada keburukan melainkan telah diperingatkan oleh Islam. Allah Azza wa Jalla tidak akan menerima suatu agama dari siapa pun selain agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Setelah membaca hadits-hadits tersebut, Orang Normal pasti akan berpendapat bahwa Memang Ternyata Islam Sudah SEMPURNA, dan Islam tidak akan pernah ketinggalan zaman. Sehingga tidak perlu ditambah maupun dikurangi lagi.
wallohua’alm
Label:
Aqidah
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
