Ponari, Penyesatan dan Pembodohan Ummat

Sabtu, Februari 28, 2009

بسم الله الرحمن الرحيم
Saudaraku yang dimuliakan Allah, saat ini masyarakat Indonesia sedang dicengangkan dengan “kemampuan” seorang anak yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, hanya dengan mencelupkan batu yang ia temukan kedalam wadah yang berisi air. Dengan air tersebut banyak orang yang “tersesat” Ponari, yah… begitulah orang-orang menyebut anak tersebut. Batu yang ia temukan diduga mempunyai “kekuatan” yang luar biasa. Dan masih banyak lagi pengagungan yang ia terima.

Masalah menyembuhkan penyakit adalah perkara ghaib. Tidak seorangpun yang dapat menyembuhkan tanpa seizin-Nya. Namun apakah hal yang boleh, apabila kita mempercayainya…? Apa hukum Islam mengenai hal-hal seperti itu atau hal-hal yang semisalnya. Dan apa hukuman bagi orang yang mempercayainya…?


Dalam syari’at Islam memang diwajibkan kita untuk mempercayai hal-hal yang ghoib. Namun bukan berarti kita diwajibkan mengetahui hal-hal yang ghaib tersebut. Karena dalam firman Allah Azawajallah sendiri Ia berfirman:
Maka ingatlah kepada-Ku , Aku pun akan ingat kepadamu,bersyukurlah kepada-KU dan janganlah kamu ingkar kepada KU. Wahai orang - orang yang beriman Mohonlah pertolongan kepada ALLAH dengan sabar dan shalat Sungguh Allah beserta orang - orang yang sabar. Al Baqarah 152-153.

Namun kebodohan dan kurangnya Ilmu tentang Islam secara benar mengakibatkan banyak sekali orang yang masih percaya pada hal yang seperti Ponari lakukan. padahal Rasul sendiri sudah mengingatkan kita untuk tidak percaya kepada hal yang seperti itu. Sabdanya:

Dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim dari istri-istri Rasulullah SAW. dari Nabi SAW., beliau bersabda yang artinya : “Barang siapa yang mendatangi seorang dukun dan bertanya sesuatu maka dia tidak akan diterima sholatnya selam empat puluh hari.”

Diriwayatkan juga oleh oleh Abu Daud dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi SAW. bersabda yang artinya : “Barangsiapa yang mendatangi seorang dukun dan dia percaya dengan apa yang dikatakannya maka dia telah kufur dengan apa yang telah diturunkan kepada Muhammad SAW.”

Disana disebutkan, apabila kita bertanya pada Ponari atau sejenisnya (Reg Primbon, Reg Ramal, Reg Jodoh, Reg Mama, dan reg-reg yang lainya) maka shalat kita yang dilaksanakan selama 40 hari akat ditolak oleh-Nya. Apalagi bila kita percaya pada mereka maka kita sudah Kufur terhadap yang diturunkan Allah pada Muhammad SAW. Semoga Allah melindungi kita dari hal yang seperti itu.

Wallahua’alm…

Label:

0 komentar: